Bagaimana menjadi seorang Hacker ?
Apa aja yang harus di
pelajari !
Pada dasarnya ada lima
hal yang bisa dilakukan agar dihormati oleh hacker:
1. Menulis software open-source.
Yang pertama (yang paling inti dan paling tradisional)
adalah menulis program yang dipandang berguna atau mengasyikkan oleh hacker
lain, kemudian memberikan source programnya untuk digunakan oleh seluruh budaya
hacker.
Para dewa yang dipuja di dunia hacker yaitu mereka
yang telah menulis program besar yang berkemampuan tinggi dan dibutuhkan di
mana-mana, lalu memberikan program ini cuma-cuma, dan sekarang program itu
telah dipakai setiap orang.
2. Membantu menguji dan men-debug software open-source
Yang selanjutnya berjasa adalah mereka yang bertahan
menggunakan dan men-debug software open-source. Di dunia yang tak sempurna ini,
tanpa terhindarkan kita harus menghabiskan sebagian besar waktu pengembangan
software dalam tahap debugging. Karena itu setiap penulis software open-source
yang waras akan berpendapat bahwa penguji beta yang baik (yang tahu bagaimana
menjelaskan gejala masalah dengan jelas, bagaimana melokalisir masalah, mampu
mentolerir bug di rilis cepat, dan bersedia menjalankan beberapa rutin diagnostik
sederhana) itu amat sangat berharga. Bahkan satu saja penguji beta sudah mampu
membantu menjadikan tahap debugging dari mimpi buruk panjang yang melelahkan
menjadi hanya gangguan yang justru menyehatkan.
Bila Anda seorang pemula, cobalah mencari program yang
sedang dalam tahap pengembangan, yang menarik bagi Anda, dan jadilah seorang
penguji beta yang baik. Dari sini Anda secara alamiah akan meningkat dari
membantu menguji program ke membantu memodifikasi program. Anda akan belajar
banyak, dan pada gilirannya nanti Anda pun akan memperoleh bantuan dari orang
lain saat membutuhkan.
3. Menerbitkan informasi yang bermanfaat.
Yang bagus juga untuk dilakukan yaitu mengumpulkan dan
menyaring informasi-informasi menarik dan berguna ke dalam halaman Web atau
dokumen seperti FAQ (Frequently Asked Questions — daftar jawaban
pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan orang), dan membuat
dokumen-dokumen ini mudah didapat orang.
Pemelihara FAQ teknis yang besar-besar juga mendapatkan
hormat hampir seperti para penulis software open-source.
4. Membantu terus berjalannya infrastruktur.
Budaya hacker (dan juga dalam hal ini pengembangan
rekayasa Internet) dijalankan oleh relawan. Banyak sekali pekerjaan yang
dibutuhkan namun bukan pekerjaan yang agung, yang harus dilakukan agar semuanya
tetap berjalan ? melakukan administrasi mailing list, moderasi newsgroup,
memelihara situs archive software yang besar, mengembangkan dokumen-dokumen RFC
serta standar teknis lainnya.
Mereka yang melakukan hal-hal seperti dengan baik juga
dihormati, karena orang tahu bahwa pekerjaan seperti ini menghabiskan banyak
waktu dan kalah mengasyikkan dibanding bermain dengan kode. Melakukan pekerjaan
seperti ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki dedikasi.
5. Mengabdi kepada budaya hacker itu sendiri.
Terakhir, Anda dapat mengabdi dan menyebarluaskan budaya
hacker (lewat, misalnya, menulis panduan tepat bagi pemula tentang cara menjadi
seorang hacker ). Anda tidak bisa melakukan hal ini kecuali telah berkecimpung
cukup lama dan menjadi figur yang cukup terkenal di salah satu dari empat hal
sebelumnya.
Budaya hacker tidak persis memiliki pemimpin, tapi
memiliki pahlawan, tetua suku, sejarawan, dan para jubir. Jika Anda telah cukup
lama berada di ‘medan tempur’, Anda dapat saja memperoleh salah satu dari
jabatan-jabatan ini. Peringatan: hacker tidak mempercayai ego tetua suku yang
terlampau mencolok, jadi berbahaya jika Anda terlalu terlihat untuk berusaha
menjadi terkenal. Cara yang benar seharusnya yaitu dengan memposisikan diri
sedemikian rupa sehingga jabatan tersebut jelas telah Anda capai, lalu kemudian
bersikap rendah hati dan ramah sehubungan dengan kedudukan Anda tersebut.
Hubungan Hacker/Orang
Nyentrik-Nyentrik
Bertentangan dengan mitos populer, tidak perlu menjadi
orang nyentrik untuk menjadi hacker. Meski itu sebetulnya membantu, dan pada
kenyataannya banyak hacker yang merupakan orang nyentrik. Menjadi orang yang
tersisih secara sosial membantu Anda tetap memusatkan perhatian
pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti berpikir
dan hacking.
Karena alasan ini, banyak hacker mengadopsi label ‘nerd’
dan bahkan menggunakan istilah yang lebih kasar ‘geek’ sebagai lencana
kebanggaan – cara memproklamasikan kebebasan dari tuntutan sosial. Lihatlah The
Geek Page untuk pembahasan menyeluruh.
Bila Anda tetap dapat memusatkan perhatian pada hacking
sampai menjadi cukup ahli dan tetap memiliki kegiatan sosial, itu sah-sah saja.
Hal ini memang lebih mudah dilakukan sekarang ketimbang waktu saya seorang
pemula di tahun 1970-an; budaya mainstream saat ini jauh lebih ramah pada para
techno-nerd. Malah kini semakin banyak orang yang menyadari
bahwa hacker kadang merupakan kekasih yang berkualitas
dan calon pasangan hidup potensial. Lebih lanjut tentang hal ini, lihat Girl’s
Guide to Geek Guys .
Bila ketertarikan Anda pada hacking adalah karena Anda
tidak mempunyai kegiatan lain, itu juga tidak apa-apa — setidaknya tidak perlu
susah-susah memusatkan perhatian. Mudah-mudahan satu hari nanti Anda akan
memperoleh kehidupan sosial.
Panduan Gaya
Saya ulangi, untuk menjadi hacker, Anda perlu memasuki
cara pikir hacker. Hal-hal tertentu yang Anda lakukan saat jauh dari komputer
kadang membantu mencapainya. Tentu saja kegiatan-kegiatan ini bukan sebagai
pengganti hacking (tak ada yang dapat menggantikan hacking) tapi banyak hacker
melakukannya, dan merasa bahwa kegiatan tersebut secara dasar berhubungan
dengan intisari hacking.
Membaca karya fiksi ilmiah. Datang ke pertemuan fiksi
ilmiah (salah satu jalan yang bagus untuk bertemu hacker dan
proto-hacker).
Mempelajari Zen, dan/atau berlatih bela diri.
(Disiplin mental yang diajarkan serupa dengan hacking dalam hal-hal penting.)
Mengasah pendengaran musik. Belajar menghargai
jenis-jenis musik yang tidak lazim. Belajar menjadi ahli dalam bermain alat
musik tertentu, atau berlatih bernyanyi.
Mengembangkan apresiasi akan permainan
kata.
Belajar menulis dalam bahasa asli (Sejumlah banyak
hacker, termasuk semua hacker terbaik yang saya kenal, adalah penulis yang
cakap).
Semakin banyak dari hal-hal di atas yang sudah Anda
kerjakan, semakin besar kemungkinan Anda adalah calon hacker berbakat. Kenapa
hal-hal di atas yang berhubungan dengan hacking tidak sepenuhnya jelas, tapi
semuanya berkaitan dengan gabungan kemampuan otak kiri dan kanan yang penting
(hacker harus dapat berpikir logis dan juga sewaktu-waktu harus dapat melangkah
keluar dari logika umum suatu permasalahan).
Terakhir, sebagian dari hal-hal yang /tidak/ sebaiknya
dilakukan:
Jangan menggunakan ID atau nama samaran yang konyol
atau berlebihan.
Jangan terlibat perang flame di Usenet (atau di
mana pun).
Jangan menggelari diri ‘cyberpunk’, jangan berurusan
dengan para ‘cyberpunk’.
Jangan mengirim posting atau email yang penuh salah ketik
dan bertata bahasa buruk.
Satu-satunya reputasi yang akan Anda dapatkan jika
melakukan hal-hal di atas adalah sebagai orang dungu. Ingatan hacker biasanya
bagus – mungkin dibutuhkan bertahun-tahun lamanya sebelum Anda dapat diterima
kembali.
Apa saja yang harus dipelajari untuk menjadi seorang
hacker? Kita harus mengerti dan belajar 4 hal dalam dunia computer yang begitu
luasnya, kita hanya perlu belajar tentang :
Networking (jaringan)
Programming,
Sistem Operasi, dan
Internet.
Untuk bahasa pemrograman web harus dan wajib dipelajari
karena internet adalah dunia kita nantinya. Kita sendiri tahu bahwa di internet
sendiri terdiri dari situs dan web yang semuanya dikembangkan menggunakan
bahasa pemrograman web. Kita bias memulainya dengan belajar bahasa pemrograman
HTML, Javascript, CSS, PHP, ASP, dan bahasa pemrograman web lainnya.
Jadi bagaimana menurut Anda?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar